Shine in the World
Kala itu dimasa SMA,
menikmati bangku dan baju putih abu-abu yang sangat menyenangkan, tak hanya belajar aku juga berteman dengan banyak orang, pertemanan yang kami jalin tak hanya sekedar pertemanan saja tetapi sudah menjadi persaudaraan sampai dengan sekarang. masa itu sudah terlewat 10 tahun yang lalu.
kisah yang membuat hati tak pernah lupa tak hanya tentang pertemanan tetapi tentang kisah asmara yang dijalan dua insan manusia dimasa itu, masa dimana tak paham dengan logika dan tak peduli apa yang dibicarakan orang lain, saling merasakan kisah satu sama lain, terus terusan menjadi gejolak dan kenangan sampai sekarang, menjadi bahan pembicaraan ketika dilakukan reuni kelas dan menjadi bahan lelucuan antar kami.
kala itu,
MasyaAllah Allah berikan usia yang panjang hingga sudah 10 tahun saja berlalu masa itu, cerita yang semoga akan membuat pembaca menjadi terinspirasi bahwa perjalanan hidup apapun tetap harus dijalani karena selama detik jarum jam dan angin tetap ada maka perjalanan ini pun kelak akan berakhir juga. tak sedikit pengalaman dan cerita yang ada dikisahku menjadi hal yang terus aku jadikan pelajaran disetiap harinya, tak berarti tak bisa move on tetapi tak berarti juga tak move on.
kisah asmara dimasa SMA yang sering dipanggil Bibol  yang kerap dikenal teman nya Bibol adalah anak remaja yang aktif dan dangan berani tetapi Bibol adalah perempuan yang sering tersenyum dan menolong teman nya, tetapi dia sangat jutek dan cuek jika dihadapkan dengan laki-laki yang menyukainya. dengan anak remaja laki-laki yang kerap dipanggil "abam" dia kerap dikenal dengan anak pintar yang ambisius tetapi gampang tersinggung tetapi dia sangat banyak teman disekelilingnya, kisah meraka sejak tahun 2008 kali itu kisah yang selalu membuat orang lain penasaran, kisah yang selalu dianggap masa bodo oleh mereka ketika berjauhan dan kisah yang menyejukan jika sudah berjumpa. apakah kisah ini berakhir saat itu juga atau tetap berjalan hingga hari ini ?,
lembaran pertama hari itu,
pagi yang cerah dengan udara yang sedikit menyejukan saat itu sekolah kami mengadakan jalan santai bersama khusus siswa siswi baru kelas X, suasana sangat menyenangkan suara kelompok pertemanan yang saling bercerita tak terdengar, hanya suara angin dan teriakan saja serta tertawa yang terdengar ditelingaku, tiba-tiba ada laki-laki yang berlari dan sampailah disampingku, ingin berkenalan dan dia menyebutkan nama dan asalnya, seketika bibol pun langsung tertawa dan mengatakan "aku gak nanya" sentak nya terhadap abam. dan bibol berlari mengikuti teman teman nya. kami tetap tertawa dan saling menertawakan saatu sama lain, suasana yang bahagia yang dirasakan setiap anak remaja kali itu.
hingga kami sampai di sekolah lagi tak terasa lelah dan kami hanya bermain dan tertawa saja, kenangan yang sulit untuk dilupakan di kelas kami adalah disetiap harinya kami selalu bersama dari jam 07.00 s/d 17.00. menyenangkan bukan ? ya sangat menyenangkan, kami sekelas hanya 20 siswa yang terdiri 3 laki-laki dan 17 perempuan.
kala itu di lapangan sekolah,,
pengumuman tentang siapa yang berminat ikut OSIS dan kegiatan lain nya, aku ikut OSIS bersama sepupuku bernama Nopa, hanya kami berdua yang ikut OSIS kelas kami, kelas yang dikenal sebagai kelas eksekutive, kelas yang kerap sering dibuly oleh kakak kelas, karena kami adalah kelas percobaan. tetapi menurut kami ini hal yang menyenangkan berada di antara orang orang yang tak menyukai kami meskipun kami tak tahu apa salah kami. cukup menantang untuk seorang bibol, ketika bel istirahat berbunyi, kami keluar dari ruangan menuju kantin, saat itu ada kakak kelas yang tiba-tiba menyindir dan mengatakan bahwa kami adalah anak mami yang manja dan yang kaya hanyalah orang tua, kelas seperti kelas eksekutive tak pantas ada di sekolah ini lantang suara mereka, berkali kali teman saya nangis hanya karena takut dengan mereka. ketika bibol ikut ke kantin dan kakak kelas yang berbeda mengatakan hal yang sama, bibol pun menyentak kakak kelas itu dengan lantang "woy kak jangan berani menyindir aja ya, kalo berani datang ke kelas saya bicara dengan kami apa yang membuat semua kakak tak menyukai kami" sambil mendekati dan dengan mata yang melotot. akhirnya kakak kelas itu terdiam dan pergi. teman bibol kerap dipanggil oma dan nay pun terkejut dan takut akan tingkah bibol terhadap kakak kelas itu, dan akhirnya mereka menuju kantin dan langsung ke kelas.



kelas yang nyaman,,
kami tak hanya belajar didalam kelas yang sering dapat julukan kelasnya anak orang kaya, kelas dengan fasilitas yang lengkap dan kualitas siswa yang luamayan berprestasi. dikelas kami mempunyai teman per kelompok dengan berbagai macam julukan nama kelompok, ada yang geng kentut, geng three girl, starfruits, the sister dan sebagainya. meskipun kami memiliki nama perkelompok, tapi kekompakan kami dalam menjalin rasa pertemanan hingga persaudaraan sangatlah kental dan sangat mengharukan. suatu hari adan tias menangis karena toni pacarnya bibol tak senang dan memberontak toni dikelasnya "woy toni, sini kamu"sentak bibol. dan selurus siswa dikelas toni terkejut, "kenapa?" jawab toni. "aku gak suka ya ngeliat tias nangis cuma karena laki-laki kayak kamu ton, aku minta kamu sekarang ke kelasku temuin tias dan minta maaf kepada tias, " sambil melotot dan mengangkat kerah baju toni."oke oke bol, please lepasin tangan kamu"bibol pun melepaskanya. "bol inikan masalah kami kenapa kamu ikut campur?" tanya toni kepada bibol. "aku gak suka ada orang yang menyakiti orang lain apalagi dia menangis" jawab bibol. "baiklah bol aku gak akan ke kelasmu, tapi aku ingin minta maaf ketias berdua saja" tegas toni dan toni pun ke kelas bibol memanggil tias. jarak kelas toni dengan kelas tias berhadapan, dan perpustaan terletak di tengan antara kelas bibol dan toni sedangkan kelas abam disamping kelas toni, ketika kejadian itu abam melihat bibol dengan penuh rasa takut dan penasaran. 

dilapangan basket,,
seluruh siswa yang ingin ikut OSIS dikumpulkan dan adanya pengumuman tentang akan diadakanya pengukuhan osis yaitu masa percobaan yang akan dilakukan calon anggota osis baru dimalam hari baisa dikenal dengan uji nyali. bibol ada di seksi bidang budi pekerti sekelompok dengan toni dan nopa se sekbid dengan abam. saat itu abam mengetahui bahwa nopa adalah sepupu bibol dan akhirnya abam banyak menanyakan tentang bibol kepada nopa. tenda warna warni menghiasi lapangan dengan cuaca yang sangat panas kala itu, abam menghampiri bibol "halo bol, ini aku ada mie tadi kami masak mie." abam ingin memberikan mie kepada bibol yang telah dia masak sendiri. "makasih ya tapi kami udah masak bam" jawab bibol" dan nopa berkedip kedip kepada bibol. "sini " sentak bibol mengambil mie abam. "dimakan ya bol" sentak abam. "ya". 
dimalam hari kami dikumpulkan di tiga kelas dan bibol,nopa,abam dkk dikelas yang sama. seketika nama kami dipanggil satu persatu oleh kakak kelas dan nama bibol yang pertama disebutkan dikelas itu. "nop, bibol duluan itu ya" tanya abam ke nopa. "iya bam". "duh kasian banget ya nop seandainya bisa aku temenin nop bakal aku temenin" dan nopa pun tertawa mendengan ketulusan abam kepada bibol. satu persatu telas dipanggil dan akhirnya matahari terbit dan kami calon anggota osis mengantuk sambil jalan jongkok menggotong tas dan peralatan yang sangat berat untuk mengikuti pengumuman penerimaan osis diplapangan upacara. siswa SMA yang tak pandang lelah dan terus kuat serta bersemangat dalam melaksanakan kegiatan yang di inginkan nya, kala itu ditahun 2008, masa remaja yang membuat sekeliling semangat melihat kedisiplinan siswa siswi yang tegak dengan kokoh dan berjalan dengan tegap dihari senin bibol dan teman teman osis yang terpilih pun dilantik. 

ditaman sekolah,
berdiskusi tentang program kerja per sekbid. sekbid nya abam dan bibol pun bekerja sama. "assalamualaikum wr wb" sentak kakak kelas XI kepada mereka. "walaikumsalam wr wb" jawab semua junior. dan abam pun dari pertama duduk hingga berjalan nya acara mata tak beralih menatap bibol yang sedang bicara dan mengajukan pendapat, dan akhirnya ada  hal yang kurang disetujui abam maka abam berdebat dengan bibol. dan setelah brefing sejenak itu mereka bubar masuk kelas masing-masing. "hai bol gak mau makan dulu ke kantin?" tanya abam kebibol. "engga" jawab bibol.. dan abam pun ke kelas dengan perasaan sedih melihat akspresi bibol terhadapnya.

kantin yang ramai,,,
dihari rabu yang cerah kami duduk di depan kelas sambil bernyanyi, disana bibol sedang membuat mading kelas dengan inthan dan reza, dikelas depan abam memandang bibol dengan sangat dalam, "bol liat abam ngeliatin kamu tu serius banget dia liatin nya" ujar intan. "iya tu wah abam beneran suka sama kamu bol" ujar reza. "udah biarin aja," bibol menjawab. akhirnya cecep teman abam mendekati bibol dan mengatakan bahwa abam ingin bicara. dan bibol menolak karena sedang membuat mading, "oke selesai buat mading aja bol" ujar cecep. dan cecep pun tak diperdulikan bibol. 
ketika anak reguler pulang kelas bibol pun istirahat untuk solat dan makan di ruang makan, ketika bibol ingin fotocopy keluar sekolah bersama intan,ternyata intan terlebih dahulu sudah ngobrol dengan cecep agar intan tidak menemani bibol untuk fotocopy, "lah tan kan td kau sudah janji nemenin" ujar bibol ke intan. "maaf mel aku ada janji sama yang lain, jd kamu sendiri aja ya" jawab intan. dan bibol tak memperdulikan intan lalu langsung pergi. 
bibol pergi sendiri menuju fotocopy dan abam mengikutinya dari belakang "ngapain ngikutin aku?" tanya bibol ke abam. "ada yang mau aku biacarin sama kamu bol," tegas abam. dan bibol tak memperdulikannya lagi. tetapi abam tak menyerah dia terus mengikuti bibol sampai ke tempat fotocopy. sesampainya di tempat fotocopy, "ciye bol pacar baru ya" tanya mbak fotocopy nya. "enggalah, gak ada pacar aku " tegas bibol. dan abam pun langsung pergi tanpa berpamitan dengan bibol. akhirnya bibol merasa tidak enak dengan abam. dan mengejar abam "eh bam, maaf lo aku gak ada maksud apa apa" abam tak memperdulikan nya, langsung saja pergi. 
sampai di gerbang sekolah bibol dan abam papasan dan abam tak melihat bibol. bibol pun sedikit merasa tidak enak dengan abam.

didepan kelas,,
saat berkumpul dengan teman teman dan tertawa terbahak bahak adalah masa yang jika tak di sma belum tentu bisa merasakan nya lagi. kenyamanan yang membuat bahagia lah yang sulit dirasakan dimasa masa kuliah dan bekerja. kala itu kami ngobrol dan membicarakan wawan, wawan adalah teman seangkatan kami anak yang lucu dan menyenangkan, akhirnya kami bertaruh untuk membuat wawan jatuh hati kepada kami, kami hanya bertiga icha, nopa dan bibol. satu persatu ada caranya sendiri mendekati wawan, dan dengan berjalan nya hari akhirnya wawan jatuh hati kepada bibol, padahal bibol tidak begitu intens memperhatikan wawan seperti icha dan nopa lakukan, ternyata wawan sudah menyukai bibol sejak dahulu. karena ingat dengan taruhan bertiga bibol mencoba menerima wawan sebagai pacar bibol. 
sore hari dilapangan upacara kami latihan marcing band dan wawan sangat memperhatikan bibol dengan memberi minuman dan sebagainya. abam bertanya kepada icha "cha bibol pacaran sama wawan ya?" ."hhmm iya "jawab icha. abam langsung pergi kebelakang sekolah lalu kesal dengan diri sendiri abam memukul tembok dan jari nya berdarah. "eh kamu ngapain bam?" tanya tias ke abam. "gakpapa " abam pergi dan pulang kerumahnya tampa pamit dengan anak marcing band. semua mata tertuju ke abam. icha memanggil bibol dan menceritakan semuany. "yaudah biarin aja emang apa urusan sama abam,"tegas bibol kepada icha. 

pagi yang sejuk,,
dipagi hari sampai dikelas bibol langsung dipanggil cecep untuk diajak bicara. "bol abam itu suka sama kamu lo, kok kamu pacaran sama wawan?" tanya cecep. "apa urusan nya aku jadian sama wawan dan abam suka sama aku? lagi pula aku gak pernah tau kalo abam suka sama aku"tegas bibol kepada cecep. "oke bol gini pulang sekolah abam mau bicara sama kamu ya" ujar cecep. "engga mau aku cep" tegas bibol. dan bibol meninggalkan cecep. sampai didalam kelas cecep bercerita dengan abam, lalu abam menemui dita teman dikelasnya "hai dit, mau jadi pacar aku gak?" tanya abam didita. sekelas pun terkejut mendengar abam mengatakan itu kepada dita. "serius?"tanya dita. "iya aku serius" jawab abam. dan dita menerima abam sebagai pacarnya. 
disore hari bibol ada di depan kelas dan abam keluar kelas dengan menggandeng dita dihadapan bibol. bibol yang terlihat biasa saja tak memperdulikan itu semua. lalu kami latihan marcing band lagi dan wawan memperhatikan bibol. karena bibol tidak tega melihat ketulusan wawan terhadap dia, akhirnya dia bicara dengan wawan apa yang sebenarnya. dan bibol meminta maaf atas segala kesalahandia kepada wawan. "kamu tega bol sama aku" tegas wawan dengan emosi. "aku minta maaf wan, maafin aku ya wan" bibol memohon kepada wawan. dan wawan langsung pulang. 





Komentar